PGRI

............

holiday angkasa wisata
Olahraga

Komisioner Nasional Disabilitas Fatimah Dorong NPCI Sumsel Bentuk KDD

//NPCI Sumsel Terima Lawatan KND RI dan NPCI Lampung//

 

SumselMedia.Com, Palembang-

Komisioner Nasional Disabilitas (KND) RI Fatimah Asri Muthmainah mendorong Pengurus National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Sumsel bersama Organisasi Penyandang Disabilitas (Opdis) lainnya untuk membentuk Komisioner Disabilitas Daerah (KDD).

Pasalnya, sejumlah KDD di Indonesia telah resmi terbentuk dan di SK kan oleh para Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Hal ini disampaikan oleh Fatimah Asri Muthmainah saat melakukan lawatan ke Sekretariat NPCI Sumsel, Sabtu (16/7/2022).

Fatimah merupakan salah satu dari 7 komisioner yang dilantik Presiden Joko Widodo pada 1 Desember 2021 lalu di Istana Negara. Mereka terdiri dari 4 komisioner disabilitas dan 3 komisioner nondisabilitas.

Fatimah, Perempuan kelahiran Rembang, Jawa Tengah ini, adalah aktivis yang merintis gerakannya dari organisasi penyandang disabilitas Multi Karya Rembang (DMKR). Saat berumur 20 tahun, Fatimah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia kehilangan kedua tangannya.

Fatimah berasal dari keluarga santri Nahdatul Ulama. Dia mengelola sebuah sebuah pesantren di Lasem, milik kedua orang tuanya. Dia memiliki jaringan yang cukup baik di kalangan santri dan kiai NU, seperti Gus Baha, Gus Mus, dan pemuka agama lainnya. Fatimah juga berkontribusi dalam menyusun buku Fiqih Disabilitas bersama Bahrul Fuad yang kini menjadi anggota Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan.

Dalam mengembangkan organisasi DMKR, Fatimah memberdayakan sekaligus mengadvokasi perempuan dan anak disabilitas. Saat ini Fatimah juga menjabat sebagai ketua Fatayat NU Rembang dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia di Rembang. Kiprah penerima Gender Champion dari Pemerintah Kabupaten Rembang, ini juga dapat dilihat dari organisasi Jaringan Kawal Jawa Tengah Inklusi atau Jangka Jati, yang meneliti sekaligus menemukan faktor penghambat penyandang disabilitas dalam vaksinasi Covid-19.

“Kami memantau perkembangan NPCI Sumsel ini luar biasa. Presetasinya luar biasa. Dan kami mendorong agar NPCI Sumsel bersama Opdis lainnya bisa membentuk KDD di Sumsel,” ujarnya.

Lanjut Fatimah, KDD sangat penting di daerah karena turut dalam rangka perlindungan dan penghormatan hak-hak disabilitas di daerah. Mulai dari aksi sosialisasi, advokasi, dan memperjuangkan hak-hak disabilitas.

“Jadi KND ini langsung dibawah Presiden, tapi secara administrasi melalui Kemensos. Jadi jika di daerah langsung dibawah Gubernur, dan melalui koordinasi Dinas Sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Sumsel Rian Yohwari mengapresiasi atas lawatan salah satu KND RI Fatimah Asri Muthmaimah. Dari lawatan ini, banyak hal pengalaman dan wawasan yang diberikan dalam rangka semangat baru disabilitas.

“Dan tadi dapat informasi, bahwa KDD ini juga diharapkan dibentuk di Sumsel. Mudah-mudahan nanti bisa terbentuk. Nanti kita akan awali dengan melayangkan surat ke Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut, turut hadir mendampingi Ketua NPCI Sumsel Rian Yohwari, Bendahara Zulkarnain, Ketua II Dr. Muslimin, M.Pd, Kabiro Hukum Chairul Saleh, Kabiro Pemberdayaan Daerah Suwartomo, Kabiro Humas Sugiarto, Kabiro Sekretariat Andi Kamajaya, dan para pelatih serta karyawan.

Dalam waktu bersamaan, NPCI Sumsel juga menyambut studi banding dari rombongan NPCI Lampung yang dipimpin oleh Ketua Hendrik Iman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button