PGRI

............

holiday angkasa wisata
Olahraga

Porprov Usai, Karate Sumsel Siapkan Skema Baru Jelang PON Aceh-Sumut

 

SumselMedia.Com, OKUS-

Cabang olahraga karate menutup kompetisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII dengan hasil akhir Musi Banyuasin sebagai juara umum.

Digelar di Gedung Kesenian Muara II, Kabupaten OKU Selatan, Musi Banyuasin berhasil memimpin klasmen dengan 5 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu. Sementara sang tuan rumah OKUS secara mengejutkan membukukan klasmen runner up dengan torehan 4 emas dan 3 perak dan disusul Palembang 4 emas, 1 perak dan 10 perunggu.

Dibawah Palembang ada Musi Rawas dengan torehan 2 emas, 5 perak dan 6 perunggu. Sedangkan posisi 6 ada OKI dengan 2 emas, 4 perak dan 2 perunggu. Menyusul 7 besar ada Empat Lawang dengan 1 emas dan 2 perunggu dan Prabhlumulih diposisi ke 8 dengan menutup emas terakhir dengan 1 emas.

Sedangkan Ogan Ilir legowo dengan 3 perunggu, Banyuasin 2 perunggu, Pagaralam, Muaraenim dan Lahat 2 perunggu. Sementara tiga daerah terpaksa pulang tanpa medali dari karate yakni Lubuklinggau, OKU dan OKU Timur.

“Pertarungan karate di Porprov hampir sama kuat, daerah-daerah telah menunjukkan kekuatannya. Dan ini lah bukti pembinaan karate,” ujar Tecnical Delegate (TD) Karate Porprov XIII Husni Yusuf, Sabtu (27/11/2021).

Husni menambahkan hasil ini diharapkan menjadi evaluasi bersama termasuk di kabupaten/kota agar bisa tetap bertahan dalam pembinaan. Menurutnya, karate merupakan cabang olahraga bela diri yang tak hanya membutuhkan latihan tapi juga kompetisi yang cukup.

Oleh karenanya, ia meminta kabupaten/kota dibawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) untuk tidak melepas begitu saja usai Porprov.

“Jangan lepas pembinaan jika ingin PON Aceh Sumut nanti bisa berbicara banyak. Makanya kita ingin ada skema baru menuju PON Aceh Sumut. Jangan kegagalan PON Papua kita ulang di PON Aceh Sumut nanti,” harapnya.

Pihaknya juga mengingatkan agar para pengurus karate di daerah untuk mengirimkan secara berkala atlet-atletnya untuk ikut dalam kompetisi baik Kejurda, Kejurprov maupun Kejurnas. “Karena latihan tanpa jam terbang, siap-siap menuai kekalahan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button