PGRI

............

holiday angkasa wisata
Olahraga

Rio Maholtra, Sosok Paspampres yang Bakal Perkuat Sumsel di PON Papua

 

SumselMedia.Com, Palembang-

Sosok Rio Maholtra, yang kini masuk dalam jajaran Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tak menyangka atas capaian yang ia raih.

Baginya, ia sempat tak percaya jalur olahraga mampu mengantarkannya meraih impian sebagai seorang pasukan elite orang nomor satu Indonesia.

Ia ingat sekali awal terjun di dunia olahraga yang diawali balap lari di tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten, Lahat Sumatera Selatan. Kini, karirnya pun telah menjadi bukti bagaimana keuletan dan prestasi olahraga mampu meraih capaian dan harapan.

Ia memperkuat Sumsel sejak PON 2012 Riau hingga PON 2016 di Kota Kembang Jawa Barat. Bahkan pada Asian Games 2018 lalu, pria kelahiran ini memperkuat 28 Desember 1993 ini memperkuat Timnas Indonesia.

“Jelang Pelatda, masih terus latihan. Semoga PON Papua bisa mempersembahkan yang terbaik,” tutur Rio Maholtra, Sprinter 110 meter andalan Sumsel, Kamis (24/6/2021).

Ia menambahkan bahwa selain program latihan pada Juli 2021 mendatang akan menghadapi single event nasional Jateng Open. Rio berharap Pandemi Covid 19 imi segera berkurang sehingga berbagai event olahraga bisa berjalan sesuai harapan.

Apalagi, dalam rangka persiapan PON membutuhkan latihan, tak hanya fisik tapi juga mental demi mempersiapkan terbaik saat tampil di medan laga.

“Betul PON sebentar lagi, tapi kita tidak boleh panik. Program PON harus tetap sesuai rencana,” terang spesialis sprinter 110 meter putra ini.

Dikatakannya, program latihan khusus sudah mulai sejak bulan Februari 2021 di level General Set 1 kemudian lanjut di General Set 2 dibulan Mei.

Program tersebut memang harus terus berkala agar sesuai pola latihan masing-masing strategi. Apalagi di PON Papua tentu tantangan dari berbagai sprinter andalan Tanah Air akan juga tampil membela daerahnya masing-masing.

“Jadi program latihan Umum di session ke 2. Rangkaian repitisi 75% dengan intensitas maksimal 75%. Kalau pada session ke 1 repitisi 90% dengan Intensitas 50-60%,” terang peraih rekor nasjonal 14,08 detik ini.

Pihaknya berharap medali emas PON Jawa Barat di lari 110 meter ini mampu terulang demi prestasi Sumsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button