Opini

Melihat Sosok Prof Eko Indra Heri, Sang Jendral Berhati Emas dan Munculnya Dermawan Akidi Tio

OPINI, Oleh: Ir Suparman Romans (Ketua DPW PEKAT Indonesia Bersatu Sumsel)

 

JUJUR SAJA, awalnya belum terbersit sedikitpun niat untuk menulis tentang sosok beliau. Bukan karena sosok beliau kurang “menjual” atau ketokohannya kurang mumpuni, tapi semata-mata karena wawasan saya yang kurang untuk mendapatkan referensi yang lengkap tentang figur lengkap seorang Irjen Pol. Prof Eko Indra Heri, Kapolda Sumsel saat ini.

Karena hingga saat ini, praktis saya hanya berkesempatan untuk bertatap muka langsung dalam kesempatan audiensi selaku panitia dalam rangka melaporkan rencana kegiatan turnamen catur yang kebetulan mengggunakan label KAPOLDA CUP.

Hanya beberapa kumpulan catatan singkat yang sempat saya himpun dari berbagai aktifitas beliau, baik dalam kedinasan maupun pribadi, itupun saya dapatkan sumbernya dari media.

Dari referensi yang saya dapatkan maka kesan saya terhadap beliau yg sangat menonjol adalah sifat kedermawanan dan kepedulian sosial seorang Eko Indra terhadap masyarakat lingkungan.

Dibidang olahraga beliau sangat care dengan pembinaan prestasi olahraga, bahkan saat ini beliau menjadi Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumsel.

Related Articles

Kemudian beberapa kali menyelenggarakan event-event olahraga prestasi. Dibidang sosial beliaupun tidak kalah moncernya, berbagai kegiatan sosial, baik yang dilakukan sendiri oleh Institusi Polri di jajaran Polda Sumsel, maupun dalam bentuk kerjasama dengan organisasi kemasyarakatan (salah satunya dengan ormas DPP GENCAR).

Beliau berinteraksi dengan masyarakat golongan bawah dan turun langsung ke pelosok-pelosok kediaman masyarakat kampung.

Yang pasti didalam mengemban amanah sebagai pimpinan Polri Provinsi Sumsel, gebrakan beliau tercatat dengan tinta emas, terutama dalam menanggulangi gangguan Kamtibmas serta memberantas peredaran narkoba di Sumsel.

Maka ibarat menu makanan, beliau adalah paket super lengkap dan spesial.
Sedangkan tingkat kemampuan intelektualitasnya tentu tidak perlu diragukan lagi, gelar profesor adalah bukti otentik yang tak terbantahkan.

Dan kemarin, Eko kembali mengundang decak kagum, tatkala tanpa diduga oleh siapapun, muncul sosok “tokoh pengusaha misterius” Akidi Tio yg sudah almarhum, namun tangan “malaikatnya” menjulur melalui keluarganya, memberikan bantuan yang sangat spektakuler, sebesar Rp2 triliun.

Mengapa menjadi spektakuler? Karena saya belum pernah mendengar nama Akidi Tio dalam deretan 9 naga penguasa bisnis di Indonesia.

Siapa Akidi Tio, dan yang lebih menimbulkan penasaran, mengapa membantu warga Sumsel?

Sementara konon Akidi adalah pengusaha asal Aceh yang secara geografis sangat jauh dengan wilayah Sumsel. Dan jawabannya mungkin hanya satu alasan, yakni karena ada Eko Indra Heri.

Jika Akidi mau, bisa saja dia gelontorkan dana kemanusiaan untuk penanganan covid di Provinsi Aceh, atau Provinsi-Provinsi lain di Indonesia. Toh hampir semua wilayah nusantara terdampak Covid-19.

Tapi sosok Eko Indra ternyata mampu melelehkan hati dan kedermawanan seorang Akidi Tio untuk menumpahkan bantuannya bagi warga masyarakat Sumatera Selatan, dengan nilai yang fantastik, Rp2 triliun.

Jika saja, Ya, jika saja kita tidak berkesempatan memiliki seorang Kapolda yang bernama Eko Indra Heri, jika saja beliau tidak berhati emas, maka dalam mimpipun kita pasti tidak akan pernah terbayangkan akan mendapat kucuran dana Rp 2 triliun.

Tanpa Eko, mungkin kita tidak pernah mengenal sosok almarhum Akidi Tio dan keluarganya. Tanpa Eko kita tidak pernah bermimpi mendapatkan Rp2 triliun untuk membantu saudara-saudara kita sesama warga Sumsel yang terpapar dan terdampak Covid-19.

Namun disisi lain Profesor kita tetap rendah hati, tidak ada nada bangga dan kesombongan dari gestur tubuh maupun pernyataan beliau saat menyikapi bantuan dari keluarga almarhum Akidi Tio.

Bahkan beliau menyerahkan kepada para tim ahli utk mengatur mekanisme dan pola pendistribusian bantuan tersebut, bersama dengan Gubernur Herman Deru.
Saya kira sudah selayaknya pemerintah daerah dan seluruh warga masyarakat sumsel memberikan penghargaan kategori luarbiasa kepada duo tokoh sentral yang punya kedermawanan tinggi, yakni Eko Indra Heri dan Aldi Tio.
Anugerah Warga Kehormatan Utama Sumsel, mungkin sangat layak disematkan pada pahlawan sosial dan kemanusiaan yang kita banggakan ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button